Penjualan alat berat Komatsu United Tractors capai 96% dalam 10 bulan

Pandemi corona membuat tiap perusahaan berpikir realistis dalam menargetkan penjualan produknya. Demikian halnya dengan United Tractors sebagai pemegang lisensi penjualan alat berat merek Komatsu, juga mengurangi target penjualan alat berat mereka dimana untuk tahun 2020 mereka hanya menargetkan penjualan hanya 1.300 – 1.400 unit Komatsu hingga akhir tahun 2020. Angka penjualan ini hampir setengahnya dari target tahun sebelumnya yang mencapai 2.734 unit alat berat
Hingga september 2020, penjualan yang berhasil dibukukan mencapai 1.345 unit. Hal ini berarti sudah mencapai 96,07% dari angka target penjualan tahun ini. Jika dilihat penjualan dari bulan ke bulan hingga september tahun 2020, volume penjualan mereka terus naik dari bulan ke bulan meski lebih kecil dibanding periode yang sama di tahun sebelumnya. Hingga per oktober 2020 United Tractors yang merupakan entitas grup Astra Internasional berhasil merealisasikan penjualan alat berat Komatsu sebanyak 154 unit. Penjualan ini naik 3,89% dari penjualan bulan september yang hanya 148 unit. Jenis alat berat yang menjadi penyumbang penjualan terbesar berturut-turut adalah jenis alat berat untuk sektor konstruksi, sektor tambang, sektor kehutanan dan sektor perkebunan (agro)
Berdasarkan data resmi yang ada di halaman website United tractors, kenaikan penjualan selama periode pandemi corona ini dimulai sejak juni dan berlanjut ke juli. Kenaikan ini karena proyek-proyek yang berjalan kembali selama periode pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Tren kenaikan terus berlanjut di bulan agustus, september dan oktober sesuai dengan komitmen pemerintah agar ekonomi tetap berjalan selama mematuhi protokol kesehatan.
Tren kenaikan penjualan alat berat kemudian berlanjut di periode Juli (85 unit), Agustus (105 unit), dan September (148 unit). Sekretaris Perusahaan UNTR Sara K. Loebis mengatakan, kenaikan penjualan alat berat yang terjadi adalah karena mulai ada proyek yang berjalan kembali setelah relaksasi pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
“Jadi, ini adalah penjualan yang tertunda,” ujar Sara saat dihubungi Kontan.co.id, Rabu (25/11). Meski telah mencapai target tahunan hingga 06,07% menutur Sara, United Tractors (UNTR) tidak akan mengubah target hingga akhir tahun. Ditambah lagi biasanya menjelang akhir tahun penjualan alat berat akan cenderung menurun karena kondisi cuaca dan hari kerja yang lebih pendek. Adapaun secara pasar nasional, United Tractors sudah menguasai market share hingga 30% per oktober 2020.
Jika Anda ingin mengetahui harga alat berat, daftar harga alat berat 2021, segera hubungi tim sale jual alat berat kami untuk mendapatkan penawaran harga terbaik kami
Tags: alat berat, alat berat komatsu, Komatsu, united tractors
Penjualan alat berat Komatsu United Tractors capai 96% dalam 10 bulan
Persaingan bisnis alat berat di Indonesia semakin ketat seiring dengan terus meningkatkan permintaan alat berat di berbagai sektor terutama sejak... selengkapnya
LiuGong Indonesia merupakan salah satu produsen alat berat asal China yang bermarkas di Liuzhou China. Berbagai jenis alat berat LiuGong... selengkapnya
Baru-baru ini LiuGong meluncurkan excavator 995F yang akan dipasarkan ke Eropa selain untuk pasar Asia termasuk Indonesia. Dengan berbagai kelebihan... selengkapnya
Dump truck adalah salah satu jenis alat berat yang paling mudah dijumpai di jalan raya baik dengan muatan kosong atau... selengkapnya
SDG atau Shandong Lingong adalah salah satu produsen alat berat asal China yang sudah berdiri sejak tahun 1972 di Linyi,... selengkapnya
Wheel loader merupakan salah satu jenis alat berat yang sering digunakan pada berbagai jenis proyek mulai dari konstruksi, pertambagan hingga... selengkapnya
Pandemi corona membuat tiap perusahaan berpikir realistis dalam menargetkan penjualan produknya. Demikian halnya dengan United Tractors sebagai pemegang lisensi penjualan... selengkapnya
Kali ini tim JualAlatBerat.Net mencoba mengulas tentang excavator mini dan berapa sih harga alat berat excavator mini baru atau jika... selengkapnya
Berkembangnya teknologi digital mendorong berbagai jenis usaha untuk beralih dengan memanfaatkan internet. Salah satunya adalah bisnis jual alat berat di... selengkapnya
Komatsu sebagai salah satu produsen berbagai alat berat terkemuka di dunia, memiliki cabang di berbagai negara belahan dunia tak terkecuali... selengkapnya
Specifications Operating weight: 10,300kg Bucket capacity: 1.3-2.5m³ Operating weight includes the work equipment stipulated by manufacturer, the unloaded attachments, driver… selengkapnya
*Harga Hubungi CSThe SUPER 1803-3 is the most powerful wheeled paver in the range of VÖGELE products. At a high level of… selengkapnya
*Harga Hubungi CSControl parameter modification function is added on the electronic contro system, which adopts PID adjustment algorithm and adds multi-point sampling… selengkapnya
*Harga Hubungi CSProduct Information Energy saving and noise reduction : adopt low speed engine transmission line, low fuel consumption and energy saving… selengkapnya
*Harga Hubungi CSProduct Features 1.High Reliability Upgraded & enhanced front & back frames Reinforced counterweight Fully optimized layout of pipes Waterproof connectors… selengkapnya
*Harga Hubungi CSProduct and Fetures: Unmatched performance driven by the Cummins Engine enhances torque output with more power and breakout force at… selengkapnya
*Harga Hubungi CSEngine and Hydraulics New Generation Engine System “SPACE 5+” New Hydraulic System “SIH:S+” SUMITOMO Fuel Efficiency Technology Dramatically Increased Productivity… selengkapnya
*Harga Hubungi CSXGC100T telescopic boom crawler crane has a maximum rated lifting weight of 100t, six telescopic main booms and a total… selengkapnya
*Harga Hubungi CSProduct features The SD22E is a large horsepower, advanced technology bulldozer with a Cummins 855C engine delivering high torque yet… selengkapnya
*Harga Hubungi CSThis series is Shantui’s best-selling wheel loader. It offers tremendous stability and has pilot controls designed for reduced work intensity… selengkapnya
*Harga Hubungi CS
Saat ini belum tersedia komentar.